Skip to content

Honey Comb

Honey Comb

Honeycomb adalah bagian dari sarang lebah yang berbentuk penampang dengan sel berpola segi enam (hexagonal). Honeycomb dibuat oleh lebah dengan menggunakan getah madu. Ia memiliki kadar air yang sangat sedikit, berbeda dengan madu pada umumnya, sehingga tampak lebih padat dan memiliki getah yang banyak. Getah madu pada honeycomb juga mengandung vitamin A dan C yang baik bagi kulit.

Honeycomb mengandung sekitar 391 kalori per 100 gram, dan mengandung lemak tak jenuh yang baik bagi kesehatan. Kandungan nutrisi terbesar dari honeycomb adalah sodium (563 miligram) dan mineral seperti potassium (115 miligram) dengan karbohidrat total sekitar 89 gram. Selain itu, honeycomb juga mengandung sedikit serat pangan dan protein yang masing-masing 3 gram.

Beberapa manfaat mengkonsumsi honeycomb antara lain mempercepat penyembuhan luka, memperkuat ketahanan saluran pernapasan, menjaga kesehatan mulut dan menyeimbangkan kolesterol. Meskipun belum diketahui secara pasti kadar batas aman mengonsumsi honeycomb, namun perlu diketahui sifat bahan penyusun honeycomb yang memiliki getah dan sangat sedikit mengandung air akan menyulitkan sistem pencernaan untuk melakukan pemecahan. Oleh karena itu, batasi porsi konsumsi honeycomb sekitar 100 gram dalam sekali makan dan pastikan tidak mengkonsumsi setiap hari, atau dengan batas tiga kali per minggu.


Honeycomb adalah bagian dari sarang lebah yang berbentuk penampang dengan sel berpola segi enam (hexagonal). Honeycomb dibuat oleh lebah dengan menggunakan getah madu. Ia memiliki kadar air yang sangat sedikit, berbeda dengan madu pada umumnya, sehingga tampak lebih padat dan memiliki getah yang banyak. Honeycomb juga mengandung madu murni di setiap selnya, yang tidak tersentuh proses campur tangan manusia saat mengambil dan mengolah madu.

Kandungan nutrisi di dalam honeycomb

Honeycomb mengandung sekitar 391 kalori per 100 gram, dan mengandung lemak tak jenuh yang baik bagi kesehatan. Kandungan nutrisi terbesar dari honeycomb adalah sodium (563 miligram) dan mineral seperti potassium (115 miligram) dengan karbohidrat total sekitar 89 gram. Selain itu, honeycomb juga mengandung sedikit serat pangan dan protein yang masing-masing 3 gram.

Manfaat honeycomb bagi kesehatan

Berikut beberapa manfaat yang dapat diperoleh saat mengonsumsi honeycomb:

Mempercepat penyembuhan luka – madu murni yang terdapat pada honeycomb kaya akan vitamin dan mineral potassium yang berguna untuk perbaikan sel yang rusak dan mempercepat penyembuhan. Selain itu, madu memiliki zat anti-mikroba alami yang bermanfaat mencegah infeksi bakteri pada jaringan yang rusak.

Memperkuat ketahanan saluran pernapasan – sama halnya dengan pencegahan infeksi bakteri pada luka, konsumsi honeycomb dengan cara mengunyah dapat mencegah infeksi dan memperkuat saluran pernapasan pada sinus dan sekitar hidung. Jika dilakukan untuk penyembuhan flu, honeycomb dapat dikonsumsi dalam beberapa waktu dalam sehari atau dikunyah dalam mulut untuk beberapa jam hingga gejala flu mereda atau sekitar 4 hingga 6 jam.

Menjaga kesehatan mulut – zat antibakteri pada honeycomb juga bermanfaat untuk membersihkan dan menyembuhkan infeksi pada gigi dan gusi. Selain itu, tekstur honeycomb yang unik dan getah madu di dalamnya dapat membantu menghilangkan plak pada gigi dan memperkuat gusi.

Membantu menyeimbangkan kolesterol – sebagai salah satu sumber lemak tak jenuh, honeycomb berguna dalam meningkatkan kadar HDL. Salah satu penelitian klinis pada tahun 2004 (seperti dilansir Livestrong.com) menunjukkan bahwa lemak dari honeycomb dapat menurunkan proporsi LDL sekitar 21-29%.

Membantu metabolisme glukosa – sebagai nutrisi yang vital bagi tubuh manusia, glukosa digunakan sebagai bahan utama energi. Honeycomb dan getah madu yang dikandungnya memiliki senyawa alkohol yang unik yang dapat membantu metabolisme glukosa dengan menurunkan kadar insulin berlebih pada individu yang mengalami kondisi resistensi insulin seperti pada penderita diabetes.